Menu




Nikotin (Nicotine)

Nikotin (Nicotine) :
Racun yang terdapat dalam tembakau.

Nikotina adalah senyawa kimia organik kelompok alkaloid yang dihasilkan secara alami pada berbagai macam tumbuhan, terutama suku terung-terungan (Solanaceae) seperti tembakau dan tomat. Nikotina berkadar 0,3 sampai 5,0% dari berat kering tembakau berasal dari hasil biosintesis di akar dan terakumulasi di daun.

Nikotina merupakan racun saraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis insektisida. Pada konsentrasi rendah, zat ini dapat menimbulkan kecanduan, khususnya pada rokok. Nikotina memiliki daya karsinogenik terbatas yang menjadi penghambat kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, akan tetapi nikotina tidak menyebabkan perkembangan sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker.

Nikotin adalah jenis zat yang terdapat dalam daun tembakau dalam hal ini rokok. Rokok adalah hal pertama yang dicoba oleh sebagian besar remaja, bahkan anak-anak yang masih di bangku Sekolah Dasar, karena harganya yang yang murah dan mudah didapatkan dimana saja. Dalam sebatang rokok mengandung nikotin 1,5 – 2,5 mg.

Bagi perokok mengungkapkan bahwa dengan merokok maka konsentrasi akan meningkat dan kecepatan memproses informasi meningkat. Namun, dari sisi yang lain dengan merokok akan ditemukan efek negatif pada jantung karena dapat memicu stroke dan penyakit jantung koroner dan meningkatkan kemungkinan timbulnya kanker terutama pada paru, mulut, faring dan laring. Pada wanita akan mengakibatkan menopause dini dan meningkatkan resiko osteoporosis, sementara untuk wanita hamil dapat menyebabkan timbulnya cacat bawaan dan abortus spontan. Merokok sangat membahayakan bagi perokok itu sendiri (perokok aktif), bahkan bagi perokok pasif. Perokok pasif dewasa akan mendapatkan iritasi mata, batuk, pusing kepala dan alergi. Sedangkan bagi perokok pasif kanak-kanak akan memiliki resiko terserang bronkhitis, pneumonia, radang telinga dan memperburuk kondisi penyakit asma.